Sitemap
Muhammad Baehaqi

Muhammad Baehaqi

Pengising

Pnceker

2 min readOct 12, 2026

#24: Mnjalani Sbagian Bsar Khidupan dngan Brtlanjang Kaki

Press enter or click to view image in full size
Foto oleh Merri J di Unsplash

Saat kcil, tak jarang saya brmain brsama tman-tman dgan tanpa mngnakan alas kaki. kbragaman prmainan yang diikuti dngan kbragaman kondisi medan krap mnyiksa kkuatan sandal. Sring kali sandal tak kuat mnahan bratnya medan brmain ‘ntah putus atau aus. Di sini pran dasar alas kaki yang mlindungi kaki malah mmbbani kaki. Jadi, mlpasnya adalah pilihan trbaik.

Kbiasaan tak bralas kaki saya tampaknya brlanjut ktika mondok. Di pondok, trmasuk skolahnya, umumnya murid mngnakan sandal, bahkan sbagian nyeker. Spatu jarang skali dipakai. Saya trmasuk golongan pnceker. Pak Taufiq Kpala skolah SMP saya pada saat itu bahkan mnandai saya sbagai “yang gak prnah pake sandal”.

Stelah lulus skolah dan tak mondok lagi, saya mulai mmbiasakan diri mngnakan alas kaki. Saya biasa mngnakan sandal jika kluar santai dan mngnakan spatu pada acara-acara formal.

Get Muhammad Baehaqi’s stories in your inbox

Join Medium for free to get updates from this writer.

Sjak itu kaki saya sring mrasakan ktidaknyamanan. Jika brspatu, jari-jari kaki saya ksakitan karna trjepit punggung spatu. Jika brsandal, sbnarnya tak bgitu brdampak, ttapi jika mmakainya brjam-jam, kulit kaki saya lecet akibat gesekan trus-mnrus dngan punggung sandal. Karna itu, saya kurangi lagi kgiatan yang mnuntut bralas kaki.

Stlah saya plajari, trnyata mmang bnar bahwa sbagian bsar alas kaki modern, khususnya spatu mrusak struktur alami kaki manusia. Kaki alami manusia yang berbentuk melebar ke depan diubah spatu modern mnjadi kuncup ke dpan. Hal ini disbut mngganggu kmampuan kaki scara biomekanis.

kaki alami manusia vs. kaki manusia brspatu modern

Stlah mngtahui bahwa sbnarnya kaki saya lah yang baik-baik saja, saya mrasa sangat brsyukur. Bntuk kaki saya tumbuh normal tanpa intrvensi spatu modern. Saya smakin jatuh cinta dngan kbiasaan mnceker.

Saya tak mmbantah bahwa khadiran teknologi brnama alas kaki brfungsi mlindungi kaki dari bahaya. Makanya, saya masih akan mnggunakan alas kaki jika memang dibutuhkan, tntunya dngan kbutuhan riil, bukan rkaan, misalnya jika medan bnar-bnar brbahaya sprti banyak bnda tajam, suhu ekstrem, mnghindari najis, dan sbagainya.

Industri krap mnciptakan kbutuhan smu dan myakinkan khalayak bahwa mreka mbutuhkannya, padahal….

Bingung dengan pnulisan tulisan ini? Wajar. Tulisan ini saya tulis mnggunakan gaya Slingkung. Untuk mmahaminya, klik tautan ini.

--

--