Barangkali Kita Hanya Dua Musim Yang Keliru Membaca Arah Angin.
Melankolia Dalam Perubahan Iklim
menjadi dua musim yang sepakat menetap pada satu langit.
Enam putaran waktu berlalu, namun rupanya tak semua yang tumbuh berniat berakar.
Get ura’s stories in your inbox
Join Medium for free to get updates from this writer.
Aku masih menyimpan namamu di sela-sela kalender yang menguning, sementara kau telah menanam musim lain di antara akar yang belum selesai mengenal tanah.
Mungkin kesetiaan memang serupa hujan, jatuh berkali-kali pada tanah yang sama, tanpa pernah tahu bahwa di bawahnya, akar telah memilih arah lain.
Aku tak hendak menyalahkan angin yang membawa benih ke halaman berbeda.
Barangkali angin memang tak pernah tersesat, hanya saja tidak semua benih ingin jatuh di tempat yang sama.
Tangerang, 5 November 2026






