Sitemap

Sahabat tapi ngentot.

7 min readOct 5, 2026

--

Press enter or click to view image in full size
ntah.jpg

Tags : 814 — bottom!lando, top!oscar, gay sex, fiction, blow job, anal sex, rough sex,harsh words, denial.

Lando Norris, seorang mahasiswa semester 4 di sebuah universitas swasta di daerah jakarta selatan. Ia tinggal disebuah kamar apartemen, dikarenakan latar belakang keluarganya yang terbilang sangat berkecukupan. Dia berkuliah di kampusnya semata untuk mem-barengi temannya yang sudah jadi sahabatnya sejak menginjak bangku SMA, Oscar Pastry.

Lando sendiri adalah seorang “closeted gay” karena sejak kecil sampai sekarang lingkungannya sangatlah anti dengan hal tersebut, ia juga selalu didampingi teman temannya yang ia yakini adalah seorang straight, kebanyakan temannya memiliki pacar saat bangku SMA termasuk Oscar, sedangkan Lando, ia selalu mencari-cari alasan jika dipertanyakan perihal tersebut. Lando sendiri sebenarnya sudah sangat menyukai Oscar sejak pertama kali pertemuan mereka di bangku kelas 1 SMA, Ia selalu berharap untuk Oscar juga agar memiliki perasaan terhadapnya setiap saat, tapi harapannya pupus setelah Oscar memberi tahu lando kalau ia sekarang memiliki pacar saat bangku kelas 2.

Get mochilla’s stories in your inbox

Join Medium for free to get updates from this writer.

Singkat cerita mereka sekarang adalah mahasiswa semester 4, Oscar juga sudah putus dengan pacarnya saat SMA sehingga Lando melihat kembali sedikit harapan untuknya. Malam itu Oscar menelpon lando dalam keadaan mabuk berat “Lan, Sorry gua teler banget nih, Gua rasanya — heughh gakuat kalo harus ke kosan — heugh guah, gua udah di depan apartmen lo” Telfon oscar sambil cegukan karena mabuk, belum juga Lando menjawab tiba tiba telfonnya dimatikan oleh Oscar. Lando agak panik jika harus melihat Oscar tidur dikasurnya malam ini, Ia sedang dalam keadaan sangat birahi sejak tadi, bahkan sebelum Oscar menelfon ia sedang mencari bokep gay untuk jadi bacolnya.

Tiba-tiba pintu terketuk dari luar, dengan sigap Lando langsung membukanya, disitu terlihat Oscar dengan keadaan yang sudah sangat mabuk, Pipinya sangat merah, mukanya teler, Ia hanya mengenakan hoodie biru dan celana pendek sepaha, berdirinya sudah mau runtuh. Tidak lebih dari sedetik ia benar-benar langsung runtuh ke hadapan Lando, dan Lando reflek menopang tubuh besar Oscar dengan pundaknya, Ia membawa tubuh Oscar kekasur dan langsung menggeletakannya begitu saja.

Lando melihat Oscar yang sudah telentang lelap dari pinggir kasur, bergumam “Giliran udah gini baru larinya ke gua” Lando terus memandangi tubuh Oscar yang sedang dalam keadaan tidak sadar, Ia terus menatap ke bagian celana pendeknya Oscar, disitu terlihat pahanya yang besar tapi berbulu, dan kontolnya yang cukup besar menonjol, Lando yang sedari tadi sedang birahi tidak bisa menenangkan fikirannya, terlebih ia memang sudah menyukai Oscar sejak dulu. Lalu dengan goblok Lando mengikuti intrussive thought nya untuk memegang gundukan itu. Ia mengusap-usapnya dengan lembut, jari-jarinya lama kelamaan menggenggam batang penis oscar dari balik celana, Oscar tiba tiba melenguh pelan “mmnghh” mendengar lenguhan itu Lando semakin sange dan coba mengocoknya secara perlahan “nghh — hh” Oscar melenguh untuk kedua kalinya, tapi kini kontolnya tiba-tiba mengacung sangat tinggi menabrak celana pendeknya yang longgar, Lando semakin sange melihatnya, ia mencoba membuka celana pendek Oscar perlahan dan benar saja, Oscar tidak menggunakan sempak, jadi langsung terekspos kontol gemuknya yang ngaceng, dan jembut putihnya yang tipis terlihat seperti baru dicukur. Lando langsung dengan perlahan menjilat kepala penisnya hingga turun ke batang lalu kepangkal, Setelah cukup lama sekedar menjilati ia mencoba untuk memasukkan kontol oscar kedalam mulutnya, baru setengah masuk tiba-tiba Oscar tersadar, Pandangannya masih agak buram, Ia melihat kebagian bawahnya, Ia kaget melihat sahabatnya sejak SMA sedang menyeruput kontolnya.

Lalu dengan reflek Oscar menendang pundak lando hingga menjauh darinya, Ia langsung duduk dikasur sambil membungkus tubuhnya dengan selimut “Lu gila ya anjing, Lu ngapain bangsat” Sambil membentak Lando, Lalu Lando dengan getir menjawab “Osc, gua mau jujur.. gua gay.. Gua udah lama suka sama lu, dari kelas 1.. Please Osc, kasih gua kesempatan” wajahnya sambil memelas dan menahan tangis “Tapi gua bukan gay Lan, gapernah terbesit difikiran gua bakal disepong cowo, sorry Lan tapi gua gapernah punya perasaan sama lu” Lando mendekatkan wajahnya melasnya ke Oscar “Iya osc.. gapapa, tapi please malem ini aja, kasih gua kesempatan.. gua lagi butuh ini banget, setelah ini bebas lu kalo mau ngejauhin gua, kita bisa lakuin ini malam ini dan besoknya kita lupain semuanya.. please ya oscar.. gua mohon” Melihat wajah Lando begitu dekat Oscar baru menyadari kalau wajah Lando sangat cantik dan menggemaskan, Matanya indah, bibirnya seksi, ia mulai terhanyut dengan tatapan Lando “Ah elah, terserah lu dah.. tapi malem ini aja ya anjing” Jawab oscar pelan sambil membuang wajah, karena pipinya agak memerah, Lando langsung sumringah mendengar jawabannya “Yaay, makasih osc..”

“Terus sekarang apa yang harus gua lakuin?” Tanya Oscar sambil membuka kembali selimutnya, Lando menyuruh Oscar duduk di pinggir kasur dan Oscar langsung menurutinya. Lando membuka celana pendek Oscar dan Oscar juga dengan reflek membuka hoodie serta kaos oblongnya, Lando langsung menjilati kontol Oscar yang masih tegang dan mengusap-usap biji pelir Oscar dengan tangannya, Diberi stimulasi seperti itu Oscar frustasi “Ahh.. Anjinggh… Mnghh” Lalu lando mulai mengokop kontol gemuk Oscar, Ia bergerak naik-turun, dan disela-sela hal tersebut Oscar menekan kepala lando hingga bibirnya menyentuh pangkal kontol Oscar, “ngghook, mgghk” Lando tersedak hingga menegluarkan air mata, Oscar melihatnya semakin sange dan setelah melepaskan dia kembali terus mendorong kepala Lando “Gini kan yang lu mau anjing, telen nih kontol gua lonte.. Arfghg” Lando menepuk-nepuk paha Oscar minta dirinya dilepas.. Tapi sayangnya Oscar yang sudah mau bucat tidak mempedulikannya, Dia terus menekan kepala lando dan pinggangnya juga ikut bergerak naik turun, untuk mempercepat klimaksnya.. Dann “Crooottt… argghh, ahh enak banget anjingghh.. telen peju gua semuanya bnagsaathh” Lando terus mengokop kontol oscar yg semakin lama agak lemas, dan menelan semua peju Oscar tanpa tersisa.. setelah terlepas dari kontol Oscar lando mengambil nafas dalam, Mulutnya terbuka dengan wajah yang benar benar seperti pelacur. Oscar melihatnya sangat tidak tahan, Ia tidak percaya sangat terangsang melihat teman lelakinya saat ini, tapi Oscar sudah tidak mempedulikannya, Ia langsung membopong badan Lando dan melemparkannya ke kasur dengan posisi tengkurap, Ia melucuti semua pakaian lando, Membuka laci Lando dan melihat lubricant disana “Dasar lacur, punya lubricant dipakenya buat pantat ya” Sambil tertawa kecil, Ia melumuri telunjuknya dengan lubricant dan mulai memasukkannya kedalam lubang anal Lando. Merasakan analnya dimasuki jari secara tiba tiba lando langsung mendesah “mmngghh, aanghh osscc.. tambahinn jarinyyaah” mendengar jawaban tersebut Oscar langsung ikut memasukkan jari tengahnya “Kek gini?”.. “Mnghhh — iyaahh oscaarr, mnhh enaakhh” mendengar lenguhan sahabatnya Oscar langsung membuka jarinya dengan posisi gunting, dan mengubek-ngubek lubang anal Lando “ngghhh — ahhhhh, cukup oscchh, masukinn khontoollmh, mnghh”.. “Udah gasabar banget si lacur” mendengar desahan Lando dari tadi, tanpa sadar kontol Oscar sudah sebegitu keras, Ia mengarahkan kontolnya ke lubang lando yang sudah berkedut dan menggesek-gesekan kontolnya “ini nih? mau dimasukin sama inih? hmm?”.. “ Buruan Oschh, mnghhh” mendengar seruan Lando ia langsung membenamkan kontolnya secara menyeluruh, Tubuh Lando langsung menggelinjang hebat merasakan perutnya terasa penuh tiba-tiba “aaaanghhhh, oscccaahh.. gedeee bangetthh mghhh”.. “ anjinghhh.. sempithh banget bnagsaat, ternyata gini lobang pantat.. faakkhh” Oscar belum bisa bergerak karena dinding otot lando yang masih sangat tegang. setelah cukup lama tidak bergerak ia merasa otot-otot lando mulai meregang “argh, gua gerakin ya”.. “mghh, iya osschh” Oscar mendengar jawaban tersebut langsung bergerak dengan ritme serapangan, Goyangannya sangat brutal sampai kasur Lando rasanya mau runtuh, “mnghh anghhh, ossccaahh.. terusshh — mnghh enaaakhh bangetthh” siapa sangka gerakan serampangan Oscar langsung menabrak G-spot Lando, Oscar terus menggeram dan melenguh kenikmatan “Arggghh.. anjinghhh, sempit bangetthh, enakkh bangethh lann panttat luuhh”.. Oscar memeluk tubuh lando dari belakang dan mengangkatnya, posisinya saat ini Lando berada di pangkuan Oscar sambil memunggungi Oscar, “mghh.. oschh” Setelah posisi tersebut terasa nyaman Oscar kembali menggerakan pinggulnya atas bawah dibantu empuknya kasur, bagaikan roket menembus atmosfer sodokan oscar terasa begitu dalam “aaarrghhh osscaaahh, nembuussh janttunghh, fassteerr osschh mnghh” pinta Lando, Mendengar hal tersebut Oscar semakin semangat mengejar klimaksnya Gerakannya amat brutal, Tangan oscar yang menganggur mencoba ke bagian depan tubuh Lando, mencari penisnya. Setelah ketemu ia mengocokkan penis lando dengan tempo cepat sambil menggempur lubang anal lando dengan kontolnya “anghh osschh, jngaannhh dikocokinhh mnhhh.. mauuhh bucaathh” Mendengar hal tersebut Oscar semakin semangat 45 untuk menggenjot dan mengocok kontol Lando.. lalu tiba tiba crooottt, peju lando membasahi tangan Oscar “nghhhh.. anghhh” desah lando, Merasakan tangannya basah, Oscar langsung menyodorkan tangannya ke mulut Lando “mmnghh.. nihh.. jilat peju lu sendirii.. buru.” mendengar perintah Oscar, Ia langsung menjilati tangan Oscar yang basah penuh pejunya sendiri. Merasa tangannya dijilat Oscar semakin frustasi, ia menggenjot dengan sangat kuat dan merasakan klimaksnya akan datang “aarghh, lacur anjingghhh.. guahh keluarin didalemhh yaa anjigghh”.. “nghh iyaahh osscaah keluarrinn didalemmnggh.. hamilin gua osccahh” mendengar pinta Lando dia langsung mempercepat genjotannya “aargghh.. anjinghhh gua hamilinn lu bangsaathh, mnghh rasain peju gua anjinghh” crooott ledakan hangat terasa memenuhi perut Lando.. “mnghh anghh oscchh, anget bangeetthh mngh”… “arghh.. enak banget lan..” gumam Oscar sambil menggenjot pelan, menghabiskan sisa sisa pejunya. Lalu keduanya ambruk dikasur.. dan tertidur pulas.

Pagi hari telah tiba, saat matahari mulai menyinari jendela apartmen Lando, Oscar terbangun terlebih dahulu, Ia melihat wajah pulas Lando disebelahnya, Ia mencoba mengingat kejadian semalam, Ia benar benar tidak percaya sudah mencumbu sahabatnya sendiri, yang bahkan sama sama seorang lelaki, Tapi anehnya saat ini Oscar memandangi wajah lando dengan tatapan sayang, Dia mulai merasa kalau ingin melindungi lando.. Dia masih tidak bisa percaya kalau dirinya juga mulai memiliki rasa terhadap sahabatnya tersebut, Ia tidak mau menyebut ini cinta. tapi dia sekarang merasa hanya ingin melindungi dan menyayangi lando selamanya.

--

--