Username
Acontritoscorde…
Odinochestvo…
Ochenodinokiy…
Alliplevra…
Kata-kata asing di atas adalah nama pengguna di semua sosial mediaku. Aku mencatutnya dari hasil mesin terjemahan buatan google. Makna dari nama pengguna atau kata-kata tersebut cukup mendalam dan sebagian orang menganggapnya sepele. Ya, itu aku yang menyepelekan. Tetapi ada alasan mengapa aku menggunakan kata-kata itu. Alasannya adalah…
.
.
.
Get Aristiara’s stories in your inbox
Join Medium for free to get updates from this writer.
Aku selalu gagal dalam suatu hubungan. Baik hubungan dengan lawan jenis, hubungan dengan keluarga dan teman. Aku merasa bahwa akulah pihak yang tersakiti. Di manapun dan kapanpun. Sehingga aku bertanya-tanya, apakah aku terlahir sebagai orang yang disakiti? Dari perasaan dan kejadian yang kualami, aku mencoba menyematkan kata-kata yang ku kira selaras dengan diriku.
Aku tidak mau ya dikatakan orang yang alay. Akhirnya aku memilih kata tersebut dengan memakai bahasa asing, yang jika dilihat atau dibaca orang lain sebagai kata-kata yang aesthetic. Walau orang-orang sekitarku selalu mengeluhkan karena sulit untuk dibaca. hahaha.
Mari aku jelaskan untuk arti dan dari bahasa apa di setiap katanya:
- A contritos corde: Berasal dari bahasa latin yang memiliki arti patah hati.
- Odinochestvo: Berasal dari bahasa Rusia yang memiliki arti kesepian.
- Ochen odinokiy: Masih berasal dari bahasa Rusia yaitu sangat kesepian.
- Alli Plevera: Berasal dari bahasa Yunani yang memiliki arti another side. Loh kenapa tiba-tiba jadi another side? Ya, karena aku memiliki kepribadian yang berbeda di setiap sosial mediaku. Di platform A aku begini (mudah galau), di platform B aku begitu (branding diri).
Namun nama-nama pengguna di atas sudah ku ganti dengan nama biasa. Aku menggantinya lantaran ini seperti afirmasi negatif untukku. Aku sudah tidak mau lagi berlarut dalam drama atau meromantisasi rasa sakit hatiku. Rasa sakit, rasa penolakan aku perlahan belajar untuk menerimanya. Bukankah manusia diciptakan untuk menerima segala takdirnya?
Dari ke empat nama pengguna di atas, hanya 1 yang bertahan untuk ku pakai di platform X (twitter). Selain untuk kenangan, aku sudah lupa passwordnya. Sehingga tidak bisa langsung mengganti begitu saja.
Sudah cukup itu saja yang bisa aku ceritakan ya. haha





