Sitemap
Wirafa_

Wirafa_

About a person who want to be free

Tentang sebuah Janji

2 min readSep 7, 2026

Janji yang ada karenanya.

— — —

Press enter or click to view image in full size

Janji itu tidak akan pernah selesai karena satu pihak

Memang itu ada karena kehadirannya

Tapi, yang terdalam adalah janji itu sekarang berdiri sendiri

Memutar dan saling mengunci dari delapan sisi.

Jika kamu menyuruhku untuk fokus mengejar mimpi

Maaf, aku sudah tak punya

Aku tak tahu apa itu

Aku bisa terbang tapi aku tak punya tujuan

Kehadiranmu membuka mataku

Membuatku ingin mengepakkan sayap sekali lagi

Kehadiranmu berharga bagiku

Dan oleh karena itu aku membuat janji ini

Janji yang disusun dari delapan sisi

Salah satu makna dari sisi nya adalah tahun, 365 hari

Tapi, tak sesederhana itu

Tak berhenti di situ

Sisi itu memiliki lapisan, tujuan dan maknanya sendiri.

Janji yang ku dedikasikan untuk memberi kebermanfaatan pada dunia, terutama ibu pertiwi

Dan juga sebagai rasa terima kasihku kepada Tuhan karena telah menghadirkan dia dalam hidupku

Janji yang sederhana

Tapi akan kupastikan memiliki dampak yang signifikan terhadap sekitarnya

Janji itu, tak akan semulus dalam proses mewujudkannya

aku sudah tahu tentang itu, aku sudah memperkirakannya

Waktu ku sedikit

Begitu juga tenagaku

Lantas bagaimana aku memperjuangkan janji itu?

Aku juga kurang tahu

Yang jelas aku harus memperjuangkannya

Get Wirafa_’s stories in your inbox

Join Medium for free to get updates from this writer.

Terus melangkah, sekecil apapun itu.

Biarkan janji ini menjadi bagian dari hidupku

Dan biarkan juga janji ini menjadi tujuan untukku

Aku juga ingin terbang

Aku ingin sepertinya yang dengan anggun mengepakkan sayapnya

Meski raga ini penuh luka

Biarkan aku terbang sekali lagi

Hingga titik di mana aku tak dapat menggerakkan raga ini.

Biarkan orang mengatakan aku terjebak masa lalu

Aku memang tak dapat melupakannya

Dan tak mau melakukan itu.

Oleh sebab itu aku bertanya,

Jika kelak akan hadir seorang yang ingin ada dan menjadi bagian dari hidupku bukankah akan sangat tidak etis, kejam, dan keji jika aku dengan dia sedangkan pikiranku masih dipenuhi wanita lain yang jauh disana?

Memang,

Aku tak sedang memperjuangkannya

Aku tak terikat dan mengikat diriku padanya

Aku hanya memperjuangkan janji yang ada karena kehadirannya

Tapi, tetap saja. Aku ragu

Untuk menerima wanita lain, selain dirinya, yang ingin mendampingiku.

Aku takut menyakitinya,

Menyakiti orang yang dengan tulus mencintaiku

Tapi, dengan semua ini, dengan semua yang kupikirkan, aku berharap Tuhan memberi jalan dan jawaban.

— — —

Kepadamu, terimakasih telah hadir dalam hidupku.

Kepada Tuhan, Terimakasih telah memberiku tujuan untuk sekali lagi terbang

Kepada seseorang, siapapun itu yang kelak akan berada di sisiku. Maafkan aku, aku terjebak masa lalu, tak dapat melupakannya, dan tak mau melakukan itu.

Atas keegoisanku. Tolong hargai itu.

Semoga Tuhan memberi jalan, kemudahan, dan kelancaran terhadap janji yang sedang kuperjuangkan.

Dan kutegaskan,

Aku tak mau mengikatnya

Aku ingin dia bebas mengepakkan sayapnya

Maaf,

Terima Kasih.

--

--

Wirafa_
Wirafa_

Written by Wirafa_

0 followers

About a person who want to be free