Sitemap

Di penghujung 17

2 min readOct 24, 2026

--

Tak pernah terbayangkan sama sekali oleh ku sebelumnya, jika di penghujung 17 akan begitu banyak hal yang harus di persiapkan.

Press enter or click to view image in full size
picture a pinters

https://open.spotify.com/track/2TRGNVokPnC2a2oHg5iv1H?si=3VEApaotT-m_v4a4tMIRGA&utm_source=copy-link

Tapi nyatanya aku tak pernah siap, ingin rasanya aku menghilang, kabur menjauh dari semua hal yang sudah menunggu ku di depan sana.

Get jeliyeee’s stories in your inbox

Join Medium for free to get updates from this writer.

Terlalu banyak takut dan khawatir yang ku tanam dalam kepala, terlalu banyak pertanyaan yang aku sendiri pun tak yakin, akankah terjawab atau tidak.

Rasanya, mimpi-mimpi yang dulu pernah aku rencanakan, dan di susun begitu rapi. Sudah tak perlu lagi aku lihat kabar nya. Sedikit menyakitkan, untuk mengatahui kebenaran bahwa aku takan pernah sampai disana.

Jika dahulu kita hanya tau untuk bermimpi, dan percaya semuanya akan menjadi nyata. Dan tak pernah tau bahwa ada waktu yang menagih pengorbanan besar. Menuntut keikhlasan untuk merelakan banyak hal, hanya untuk menggenggam satu kepastian di masa depan.

Dan pada akhirnya, setelah segalanya di renggut dan dikorbankan, mimpi itu terkadang masih saja berjalan jauh, enggan singgah pada pemilik raga yang lelah berlari.

Persetanan dengan hasil dan masa depanku, aku nekat berlari melawan segala hal yang menghalangi jalanku di depan. Demi masa depanku, akan kucari jalannya sendiri.

Sekali lagi. Di penghujung 17 ini, aku belajar menerima kenyataan bahwa takdir seringkali punya jalannya sendiri.

Dan satu hal yang baru aku pahami. Bahwa setiap dari kita, ternyata selalu mempunyai makam-makam tak kasat mata. Sebagai tempat peristirahatan terkahir, bagi mimpi, dan harapan-harapan yang belum sempat di jemput.

--

--