Sitemap
Komunitas Blogger M

Komunitas Blogger Medium. Tempat kumpul, berbagi dan berinteraksi sesama blogger Medium dari Indonesia

Untuk Penulis Baru di Medium

4 min readOct 6, 2025

--

Press enter or click to view image in full size
Photo by Gia Oris on Unsplash

Akhir-akhir ini, semakin banyak teman yang saya kenal mulai menulis di Medium. Sebuah hal yang membahagiakan. Kebanyakan dari mereka sudah punya kebiasaan menulis. Bahkan ada yang sudah menerbitkan buku. Pun ada yang baru memulai.

Semakin banyak teman yang belajar bareng semakin menambah baik. Bisa saling memberikan semangat. Bisa saling uji ide. Saat ngobrol, selalu ada pembahasan yang seru.

Berbagai macam latar belakang dan tujuan

Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya.

Tujuan menulis di Medium pun macam-macam.

  1. Mempromosikan karya.
  2. Mencari pembaca.
  3. Mencari tempat menyimpan tulisan.
  4. Mencari teman diskusi.
  5. Latihan agar tulisan lebih baik.
  6. Penyembuhan diri dll.

Apapun itu, garis besarnya sama, agar kemampuan menulis semakin baik.

Menulis bukan pekerjaan mudah. Meskipun bagi bukan pemula. Ada rangkaian kerja yang panjang dan memerlukan energi. Mulai dari menangkap ide. Mencatatnya. Melakukan riset dan kajian data. Membuat kerangka. Mulai menulis. Editing.

Membutuhkan waktu, diskusi panjang, melawan bosan dan malas, butuh mental menerima kritik. Apalagi buat pemula.

Nah, dengan semakin banyak orang berkumpul dengan satu kesamaan tujuan, rangkaian panjang itu bisa dijalani dengan riang gembira. Kesulitan dan tantangan satu per satu bisa dilewati.

Seperti kata pepatah Cina:

三人一条心,黄土变成金 (sān rén yì tiáo xīn, huáng tǔ biàn chéng jīn) — Jika semua orang bersatu hati, bahkan tanah yang kuning bisa berubah menjadi emas.

Bagaimana memulai menulis di Medium?

Dari beberapa teman itu, 3–4 orang bertanya bagaimana mulai menulis di Medium. Pertanyaan yang sama. Untuk mengantisipasi pertanyaan berulang, lebih baik saya tuliskan di sini. Semoga bisa menjawab dengan lebih terinci.

Menggunakan Medium, baiknya dimulai dari mana? Bagaimana caranya agar banyak yang membaca tulisanku? Bagaimana cara membuat judul? dan bagaimana cara — bagaimana cara yang lainnya.

Sebenarnya sudah banyak yang menulis jawaban dari pertanyaan-pertanyaan itu. Orang yang sudah lama menulis di Medium juga memulai dari awal. Juga menemukan kesulitan.

Get Ahmad Khoiron’s stories in your inbox

Join Medium for free to get updates from this writer.

Ada banyak orang baik hati yang menuliskan kesulitan-kesulitan itu. Lengkap dengan solusi yang ia temukan.

Saran dari seseorang yang bukan ahli

Jadi, berikut 3 saran yang bisa saya berikan kepada teman-teman yang baru menggunakan Medium:

  1. Kunjungi laman Uda Ivan Lanin

Kalau Gus Dur adalah Bapak Bangsa. Maka Uda Ivan Lanin adalah Bapak Medium. Khususnya untuk tulisan berbahasa Indonesia.

Per hari ini, beliau sudah menerbitkan 1012 tulisan. Dimulai sejak akhir 2022, beliau menulis setiap hari.

Press enter or click to view image in full size
Tangkapan layar laman Medium Ivan Lanin.

Lihat di “Lists”. Akan teman-teman temukan list “Medium”. Di situlah beliau banyak membahas penggunaan teknis Medium.

Press enter or click to view image in full size
Tangkapan layar laman Medium Ivan Lanin.

Kunjungilah laman beliau. Bila teman-teman jeli. Satu saran ini saja sebenarnya sudah sangat cukup dan lengkap untuk memulai.

2. Agendakan waktu membaca tulisan penulis lain.

Memperbanyak interaksi dengan mengapresiasi. Berupa komentar, claps atau kasih trakteer. Selain menandakan kehadiran, membaca tulisan adalah kebutuhan. Ada banyak ragam tulisan berkualitas tersedia.

3. Dan yang paling penting: konsisten menulis.

Konsisten menulis dan menerbitkan tulisan di publikasi. Ada banyak publikasi. Bisa dimulai dari:

  1. Komunitas Blogger Medium(KBM), diampu oleh Bagus Ramadhan yang lagi ada proyek. Sehat-sehat Mas. Jangan lupa tidur wkwkwk. Dua bulan ini Mas Bagus jarang muncul di permukaan. Tapi terus menerima dan menerbitkan tulisan teman-teman. Di sana sudah ada tim editor dan relawan yang solid. Bisa juga menyimak rekaman obrolan penulis Medium di Youtube Kumpul KBM.
  2. Booknotations, diampu oleh Akhyatun Nisa. Ulasan atau “sekedar” kesan tentang buku yang baru teman-teman baca, bisa diterbitkan di sini.
  3. Resah Rakyat, diampu oleh Edwin Fauqon. Cocok untuk teman-teman yang muak dengan tingkah-tingkah ga masuuuuuk akal penyelenggara negara. Bisa jadi stress release.
  4. Berbagi & Berdampak, diampu oleh DyPa Dinara. Mb Dypa, menurut saya fenomena. Bisa saya katakan, beliau seangkatan dengan saya di Medium. Tapi interaksinya masif. Teman-teman akan menemukan hampir di semua tulisan berbahasa Indonesia, ada komentar beliau. Sehingga pertumbuhan pembacanya pun masif. Bisa tu tanya-tanya ke beliau.

Penutup

Akhir kata, selamat datang di Medium. Sangat senang ada semakin banyak teman yang saya kenal aktif menulis. Mari tumbuh bersama.

Mengutip kata Sabrang saat Sinau Bareng di Jogja Book Fair 2025. Dia bilang, “Masalah terbesar di Indonesia adalah kita semua pengen mengubah, tapi tak mau berubah.”

Daripada gila mengikuti berita ga masuk akal, menulis adalah penyeimbang dan upaya berubah menjadi pribadi yang lebih baik.

Salam.

Ahmad khoiron, Penutur Bahasa Mandarin yang belajar menulis.

Sidoarjo, 03 Oktober 2025.

--

--

Ahmad Khoiron
Ahmad Khoiron

Written by Ahmad Khoiron

一步一步 | Menulis untuk senang-senang.

Komunitas Blogger M
Komunitas Blogger M

Published in Komunitas Blogger M

Komunitas Blogger Medium. Tempat kumpul, berbagi dan berinteraksi sesama blogger Medium dari Indonesia