Sitemap

Oleh Mata, Olah Rasa

Halo! Selamat datang di seri Oleh Mata, Olah Rasa.

2 min readOct 15, 2026

--

Press enter or click to view image in full size

Seri ini akan memuat beberapa cerita dan opini dari objek sekitar yang aku tangkap oleh mata bersama menghadirkan rasa. Tulisan dalam seri ini merupakan proses refleksi — mungkin sedikit upaya memperkaya diri ini dengan wawasan juga — tentang hal yang kutemui dalam kehidupan sehari-hari di dua kota besar, Malang dan Jakarta.

Get fayya’s stories in your inbox

Join Medium for free to get updates from this writer.

Sebagai tempat aku menempuh pendidikan tinggi, Malang banyak menyaksikan perjuangan jatuh-bangkit diri ini dalam berproses menjadi manusia yang lebih tenggang rasa. Di kota ini aku belajar bahwa apa yang ditangkap oleh mata tidak selalu cukup untuk memahami sesuatu. Ada proses mengolah rasa, mencari tahu, dan melihat kembali sebelum sebuah pandangan bisa diberi makna. Tentang tumbuh dan berkembang, tentang merasa gagal, tentang perjuangan, tentang berusaha, dan tentang bertahan hidup. Barangkali, dari sanalah aku mulai belajar untuk tidak tergesa menilai apa yang di hadapan mata.

Jakarta kemudian menjadi ruang yang berbeda untuk belajar melihat. Di kota ini, impian dan kenyataan kerap hadir berdampingan, namun berada dalam jarak yang tidak selalu sama. Menciptakan kesenjangan, mengubur cita-cita. Di antara keramaian yang terus bergerak, tiap sudut bangunan dalam kota justru lebih banyak mendengar harapan yang terucap dalam diam. Tempat dimana kulihat bagaimana lelah bukan menjadi alasan untuk berhenti karena merasa ‘berguna’ seutuhnya membutuhkan pengorbanan yang luar biasa. Kota ini mengajarkan untuk terus maju melangkah, meninggalkan yang lalu untuk menetapkan garis mulai yang baru.

Harapannya, seri Oleh Mata, Olah Rasa ini dapat membingkai kompleksitas yang dihadapi manusia dan menawarkan perspektif baru bagi yang membaca. Paling tidak, seri ini bisa membantu aku dan pembaca untuk memahami kembali bahwa apa yang terlihat seringkali menyimpan cerita yang jauh lebih panjang.

-Fayya

--

--