Sejauh Ini, Hatiku Memilihmu.
Ada perasaan yang tidak datang sebagai sesuatu yang baru. Ia hanya tumbuh diam-diam, sampai suatu hari kita menyadari bahwa sesuatu yang dahulu terasa biasa telah menjadi begitu berarti.
Entahlah, jika kelak ada yang menanyaiku soal kapan tepatnya rasa ini mulai tumbuh, kurasa aku takkan punya jawaban pasti.
Karena aku memang tidak pernah ingat batas waktu di mana semuanya bergeser pelan-pelan. Aku hanya sadar, setelah sekian lama kita berjalan beriringan, ada satu hal yang kini terpampang jauh lebih nyata.
Waktu seolah membawa langkahku kembali ke titik yang sama, membawa serta hati yang telah berubah bentuk.
Get heyinns.’s stories in your inbox
Join Medium for free to get updates from this writer.
Dan di momen itulah, untuk pertama kalinya, aku paham apa yang selama ini luput dari jangkauan sadarku.
Ternyata aku makin cinta
Cinta sama kamu
Hanya kamu seorang, kasih
'Ku tak mau yang lain
Hanya sama kamu
Kamu yang terakhir yang kucinta
Kalaupun aku harus memilah satu hal saja dari sekian banyak lembar hari yang sudah kita lewati bersama, pilihanku tetap sama: aku ingin terus mengenalmu.
Bukan karena kemarin kita asing, tapi justru karena semakin lama aku menyelami dirimu, semakin banyak pula alasan tersembunyi yang membuatku betah untuk tinggal.
Jadi, andai esok hari membawa kita pada musim dan alur cerita yang berbeda, kumohon ingatlah satu hal. Pernah ada seseorang di hidupmu yang menemukan begitu banyak alasan untuk memeluk rasa sayang, bahkan jauh sebelum ia sempat menyadari kapan benih itu mulai berakar.
Sebab nyatanya, ada jenis perasaan yang tidak pernah tuntas hanya dengan perkenalan singkat. Ia justru baru benar-benar kita mengerti setelah sekian lama membersamainya. Dan semua itu kutemukan padamu, Written.
Penuh cinta, 𝓗eeyinns.







